Search This Blog

Saturday, April 22, 2017

part II

Awalnya saya sangat marah sama tulangku, sampai-sampai saya sempat ga datang kerumahnya. Ga mau bertemu dengan pamanku sehingga pamanku pernah bilang samaku kalau aku sudah sombong. Mereka bilang " kenapa kamu ga pernah kerumah, apa kamu sudah kaya makanya kamu ga mau lagi bertemu dengan kami ?" Gitu katanya. Padahal saya ga ada maksud seperti itu, saya hanya ingin pamanku itu menyadari yang saya maksudkan. Ya mungkin mereka merasa tidak bersalah padaku makanya mereka biasa-biasa kalau bertemu denganku.
Sering saya berfikir, beginikah sakitnya ditempat rantau atau apakah cuma saya sendiri yang mengalami hal seperti ini ?. Hancur perasaanku saat itu sehingga saya ga peduli dengan semuanya. Perasaan acuh tak acuh pun muncul dibenak dengan rasa yang kacau tak dapat berfikir lagi. Jika ditanya saat itu mungkin saya ga dapat menjawabnya, karena sudah campur aduk yang berkecamuk.
Mulai saat itu saya berjanji dihatiku untuk melupakan semua yang pernah terjadi. Mungkin itu adalah salah satu ujian yang Tuhan berikan padaku untuk terus bersyukur. Aku tidak dendam atau berkeinginan untuk membalasnya. Saya malah mendoakan agar pamanku itu selalu sehat terberkati. Jauh-jauhlah dariku sifat pendendam apalagi kepaman sendiri, itu tidak baik. 
Memang yang diperbuat pamanku itu sudah sangat keterlaluan tapi itulah pembelajaran untukku. Bagaimana pun dan sampai kapan pun paman itu tetap pamanku saudara mamaku. Tidak mungkin kujadikan paman orang  jadi pamanku karena hal seperti itu dilakukan padaku. Aku tidak pernah diajarkan orangtua ku membalas kejahatan dengan kejahatan. Namun saya diberangkatkan orangtuaku dari kampung halaman merantau keseberang pulau disertai nasehat. Nasehat yang selalu mngingat untuk terus hormat pada orangtua. Tidak boleh berperilaku yang tidak dapat ditiru apapun itu ceritanya.
Maka dari itulah peganganku untuk tidak menuntut pamanku. Tidak ada gunanya juga aku marah atau membencinya serta mencaci pamanku sendiri karena kami adalah keluarga. Mungkin kalau orang menilainya aku seorang yang bodoh membiarkan uangku lenyap begitu saja. Tetapi menurut saya itu jalan terbaik yang sangat bijak. Biarlah orang menilainya sebagaimana pendapat mereka tentang yang saya perbuat.
Lagian pamanku sekarang sudah pindah kekalimantan barat mencari kehidupan baru disana. Aku memafkannya meskipun pamanku tidak pernah secara langsung minta maaf padaku. Aku anggap pamanku sudah meminta maaf dan sudah mengaku salah. Karena sebagai anak tidak baik menyimpan dendam sebab akan sangat parah jika tak cepat-cepat dikeluarin. Saya sadar tak ada manusia yang sempurna didunia ini. Pasti ada kesalahan yang sengaja maupun tak sengaja diperbuat.
Oleh karena itu biarlah berjalan sebagaimana seharusnya berjalan. Biarlah seperti air mengalir yang sangat menyejukkan. Anak rantau harus kuat sekuat baja, ga boleh cengeng harus dapat mandiri tanpa bersandar ke orang lain. Nasib baik terkadang jauh dariku terkadang dia dekat tapi aku tidak menyadarinya. Tuhan memberiku cobaan serta ujian hidup bukan berarti Dia tidak sayangpadaku. Tetapi karena Dia teramat cinta dan sayang padaku sehingga Tuhan mengujiku. Sebab Tuhan ingin melihat seberapa kuat serta seberapa setiamya aku pada_Nya. Dia ingin melihat seberapa pantasnya aku berdiri didalam Iman.Karena Tuhan menginginkankanku menjadi hamba yang kuat dihadapan_Nya dalam kasih.

Friday, April 21, 2017

KISAH KITA YANG MASIH DALAM JENJANG PERKENALAN

Hai semua semangat sore untuk kita semoga hari ini selalu diberkati pekerjaan yang kita kerjakan ya,,,, jangan lupa untuk mengucap syukur

Hari ini saya akan menceritakan kisahku untuk kalian,,,,, bukan untuk pamer atau ingin terkenal, bukan,,, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin berbagi pengalaman apalagi kita anak rantau yang jauh dari dekapan orangtua. Tidak ada salahnya kita berbagi sesuatu terutama pengalaman hidup yang kita jalani saat ini. Kita memiliki bermacam ujian serta berbagai tantangan hidup yang kita hadapi. Salah satunya saya sebagai anak rantau yang mempunyai banyak masalah untuk mendewasakanku untuk bersikap. Dulu saya sebelum merantau ,,,saya masih 0 pengalaman. Tidak tahu apa-apa terutama bersikap bagaimana saya belumtahu karena masih awal jadi beradaptasi masih belum bisa. Saya sering salah untuk berperilaku sebab perilaku yang masih dini membuatku serba salah. Sikap saya yang dulu yang sering membuat orang tersinggung adalah masih terasa kasar. Karena sikap saya masih sikap anak sibolga yang ga bisa lembut untuk berbicara. Tetapi lama kelamaan saya mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan yang kutinggali. Aku berusaha belajar  sampai bisa mengikuti budaya yang ada ditempatku sekarang.
Awalnya agak sulit kuikuti budaya disini,,,, bukan karena saya nakal atau anak yang kurang ajar. Melainkan karena kebiasaan budaya sibolga yang sulit untuk di rubah dengan sekejab mata. Namun saya belajar sendiri dengan mengikuti yang saya liat. Saya masih ingat banget waktu pertama saya datang ke bandung ini, saya tidak langsung memiliki pekerjaan. Saya sempat nganggur beberapa bulan sambil menunggu mencari pekerjaan. Dulu saya tinggal dirumah paman, karena pamanku buka toko warung maka itulah saya jaga. Ya hitung-hitung belajar berniaga untuk kedepannya mungkin ada rezeki. Selang beberapa bulan akhirnya yang ditunggu-tunggu ada juga pekerjaan walaupun itu jadi kuli bangunan. Awalnya saya sangat kecewa sekali dengan pekerjaan yang dikasih tapi saya berpikir apa salahnya untuk dicoba untuk pengalaman.
Dengan berjalannya waktu saya melakukan pekerjaan jadi kuli bangunan didaerah Riau Bandung tepatnya di jln ciliwung. Setegah hati saya mengerjakannya dengan rasa kecewa yang sangat mendalam. Dipikiranku saya berkata buat apa aku merantau kebandung ini jika pada akhirnya saya mengerjakan pekerjaan yang sudah kutinggalkan dikampung. Namun aku berpikir lagi biarkanlah dinikmati untuk sementara sambil mencari pekerjaan yang lebih baik lagi.
Yang membuatku lebih kecewa lagi kepada pamanku sendiri , selama bekerja paman ini ikut juga bekerja denganku. Bukannya aku ga suka dengan pamanku karena ikut bekerja denganku, bukan itu melainkan gajiku yang ditahan. Alasannya untuk disimpan kalau ntar habis pronyek akan dikasih semuanya padaku. Waktu itu aku percaya karena dia pamanku sendiri, ga mungkin pamanku sendiri membohongiku. Tetapi seiring waktu berjalan pronyek selesai, saya meminta uangku untuk keperluanku soalnya dulu saya berkeinginan untuk melanjutkan kuliah. Di situ hatiku hancur, ga bisa ngomong apa-apa lagi waktu dibilang pamanku ga ada lagi duitnya. Sungguh sangat ngeri perasaanku dan ntah apa yang akan kuperbuat. 
Sampai sekarang uangku itu ga dikasih paman itu, padahal dulu saya sampai ngirit jajan 50 ribu seminggu untuk keinginan yang sudah kurencanakan. Disitulah aku putus asa seperti ga ada pengharapan lagi. Ntah saya mau berbuat apa juga, aku tidak tahu karena otakku pun blank. Sangat ngeri sekali yang kualami, itulah pengalaman pertama yang membekas yang akan membuatku belajar.
Lama saya sembunyikan itu dari orangtuaku, saya tidak menceritakan apa-apa pada bapak mamaku. Sampai sekarang masih tersembunyi rapi dihatiku tanpa mereka tahu. Saya tidak ingin orangtuaku sakit hati apalagi sama pamanku sendiri. Biarlah itu sebagai pelajaran berharga untukku agar aku semakin kuat untuk jalani hidup dirantau ini.
Rasa kecewa hanya  mengajariku tentang bagaimana aku bersikap untuk lebih baik. Sebab aku masih mengingat nasehat kedua orangtuaku sehingga saya dapat bertahan. Ketika rasa kecewa datang menghampiri serta marah pun aku tak ada hak untuk menghakimi. Maka disitulah aku  belajar mendewasakan diri, menumbuhkan pengharapan dalam Iman. Mengubah diri untuk lebih baik lagi dengan menginstropeksi diri biar semakin berpengalaman. Oleh karena itu aku akan menjadi diri sendiri serta terus tetep optimis. Aku tahu menjalani hidup ini harus disyukuri sebab hidup seperti meniti tangga yang tinggi. Untuk menaikinya harus penuh perjuangan dalam menggapai sampai keatas. Kaki harus kuat untuk melangkah dari yang pertama sampai seterusnya, sampai ketujuan. Letih, lelah, capek, itu pasti ada tetapi itulah ujiannya . Naik memang lebih susah sebab naik itu lebih penuh tantangan dengan kesulitannya. Karena kalau turunnya yang lebih mudah sebab itulah keputus'asaan.

Wednesday, April 12, 2017

PUISI PERASAAN

TANPA JUDUL




Rasa sayang 
Itu bukan cinta
Rasa sayang cepat berubah
Hari ini bilang " selamanya "
Tetapi
Besok bilang "cukup sampai disini saja"
Cinta bukan tentang perasaan
Bukan sesuatu yang easy come, easy go
Tetapi
Cinta adalah sebuah pengorbanan
Terkadang untuk kebahagian orang lain
Ingat
Cinta tidak harus memiliki
Jika orang yang kamu inginkan tidak dapat kamu dapatkan
Maka tetaplah kamu mencintai dirinya
Walaupun itu sakit
Namun kamu akan belajar untuk menghargainya
Karena itulah cinta sejati



Aku mencintaimu bukan karena harta
Aku mencintaimu bukan karena rupa
Aku mencintaimu karena kasih setia
Aku mencintaimu tulus datang dari jiwa

Dulu hati yang sempat tertutup untuk seorang wanita
Mencoba melupakan cinta 
Namun kamu datang secara tiba-tiba
Membangunkan hati yang berputus asa

Memberikan semangat bergairah
Tanpa tersadar kamu membangkitkan cinta yang dulu hilang
Kamu cairkan hati beku dengan kelembutanmu berbicara
Menyakinkanku untuk terus menuju terang

Menunggu harapan yang mulai ketemu
Mungkinkah kamu jawaban yang dulu
Yang selama ini kutunggu tak jemu
Atau kamu hanya sebuah jawaban semu ?




Termenung diruangan kamar
Dengan keadaan terkapar
Walau terasa hambar
Kubersyukur penuh sadar

Engkau sungguh pujaan hati
Yang selalu ada dalam dada ini
Kulukis bagus namamu disanubari
Dengan memakai naluri

Aku akan selalu berdoa kepada Tuhan
Untuk menjaga dalam tidur malammu
Supaya menitipkan cahaya bulan
Untuk melalui mimpi indahmu

Monday, April 10, 2017

SAHABTKU KAMU BEGITU CEPATNYA PERGI MENGHADAP SANG PENCIPTA

            Ntah kenapa belakangan ini dia selalu muncul datang dalam bayangan ke pelipis mata. Padahal udah dua minggu berlalu dia pergi untuk selamanya menghadap Sang Pencipta. Aku sebagai sahabatmu bukannya aku tidak mendoakanmu, aku selalu membawamu disetiap doaku supaya kamu tenang dialam sana. Namun kamu seakan terus mengikutiku dari belakang, apakah aku pernah berbuat salah padamu atau apa yang kamu inginkan dariku ? Jika saya pernah berbuat salah padamu, saya minta maaf sedalam-dalamnya padamu. Sampaikan salahku apa agar aku pun dapat menebusnya, datang saja dalam mimpiku. Ceritakan semuanya padaku, tetapi aku mohon padamu jangan menakutiku. Kalau maksudmu ingin melindungiku serta menjagaku, dari apa coba melindungiku. Namun kalau ada hal yang lebih penting ingin kamu sampaikan padaku, aku tidak melarangmu datang dalam mimpiku. Aku akan selalu mendengarkan semua keluh resahmu yang belum sempat kamu beritahukan.
           Jujur kami semua sangat kehilangan kamu kawan. Pertama mendengarkan kabarmu yang begitu cepat pergi tuk selamanya meninggalkan kami. Sangatlah kaget seakan tidak mungkin itu terjadi sebab malamnya teman kita yang lain masih datang menjengukmu. Mereka masih menceritakan tentan kamu bahwa kau sudah baikan dan bentar lagi kamu akan dapat pulang kerumah. Kami sangat senang mendengarnya terutama aku yang tak ingin kehilangan sahabat. Tetapi apa yang tak diharapkan kamu tega pergi duluan tanpa meninggalkan sepatah kata pun untuk kami temanmu. Sungguh kagetnya kami kepalang mendengarkan berita itu, ketika yang tidak diharapkan terjadi menimpamu. Masih teringat banget dalam pandangan yang tak dapat dilupakan segampang itu. Senyumanmu selalu menghiasi disetiap perkumpulan kita, diamana kamu tidak pernah memberi hal buruk untuk diingat. Kamu selalu memberi kebaikan untuk kami kenang sampai akhir nanti.
            Sampai sekarang pun kami belum percaya kamu sudah pergi meninggalkan kami untuk selamanya. Saat kami melihatmu terbaring kaku, kami hanya bisa menangis seakan itu bukan sebuah kenyataan. Kamu seakan terlihat seperti tertidur, yang akan bangun datang menyapa kami temanmu. Tetapi kamu sekarang sudah tenang di alam sana yang dapat melihat kami disini. Doakan kami disini supaya selalu menjaga, menyanyangi, solidaritas MUDA MUDI ARBAS semakin kompak. Dan kami disini akan mendoakanmu supaya kamu diangkat disamping Tuhan Yang Maha Esa. Diberi jalan yang gampang serta yang terbaik dan diberi jalan menuju Surgawi Allah kita.

Next>>

Saturday, April 8, 2017

KITA BERTEMU DITEMPAT YANG TAK TERDUGA MASIH CUEK-CUEK BEBEK

          Masih teringat masa kita pertama bertemu ditempat yang tak sengaja dengan kecuekan masing-masing. Awalnya kita hanya bersapa tanya dengan kata yang singkat lalu hilang begitu saja. Namun ntah kenapa secara tiba-tiba ada yang menyampaikan bahwa kamu kirim salam padaku. Sebenarnya saya kurang percaya dengan hal yang disampaikan kawan itu, tetapi jika saya pikirkan lagi mungkin saja terjadi. Sampai sekarang saya belum berani untuk bertanya tentang kebenaran yang sesungguhnya. Apa itu benar atau aku hanya sebagai alat jebakan untuk dijomblangin ? Aku ga boleh seuzon saat ini, aku harus dapat memastikannya yang sebenarnya apa yang sesungguhnya terjadi. Takutnya saya kegeeran atau baper dengan merasa dia suka padaku tapi kenyataannya tidak sama sekali. Aku harus sabar menungggu jangan sampai aku kecewa lagi dari kesekian kalinya.
Memang tak ada yang menyangka kalau kita sekarang mulai akrab saling memberi perhatian. Saling terbuka walau tak seakrab yang lainnya dikarenakan kita masih belum lama kenal satu sama lain. Namun lumayanlah awal pertemuan yang indah kita rasakan untuk mumulai sebuah hubungan serius. Tapi aku tak boleh terlalu berharap untuk perasaan yang lebih, takutnya aku hanya dianggap sebagai teman. Biarlah berjalan seperti apa adanya dengan menunggu kepastian tanpa berlebih berharap. Ada saatnya nanti terjawab pertanyaan yang ada dalam benak untuk memenuhi yang berkecamuk. Cuma menunggu waktu yang tepat, ga sekarang, besok atau lusa atau nanti.

Friday, April 7, 2017

PUISIKU

BUKANNYA KUSOMBONG

Kasih sayang
Bukanlah sebuah harapan palsu
Harus bisa tahan disaat susah
Sama-sama disaat senang
Diperjalanan hidup ini
Jika saya tersesat
Maka kamu yang akan menuntunku
Jika kamu menangis
Maka aku yang akan menghapus air matamu
Bagaimana perasaanmu padaku
Sedalam apa rasa cintamu itu
Hanya satu yang kupinta jawaban darimu
Permintaanku dikehidupan kita yang akan datang
Jangan acuhkan aku disaat masa tuaku nanti
Jangan tinggalkan aku disaat mengalami sakit
Sekarang sayang
Telah banyak yang terjadi
Awalnya berkata sayang sampai mati
Tetapi ketika terdesak
Maka akan berubah
Sekarang sayang
Bukannnya kusombong
Biarpun aku orang miskin
Rupaku jelek
Namun hidupku sangat berarti bagiku
Jangan kamu marah
Karena rasa takut yang selalu menghampiriku
Yakinkanlah hatiku ini
Jawablah aku
Bila kamu mengiakannya
Maka ku akan bahagiakanmu


Wednesday, April 5, 2017

PUISI KISAH CINTA

UCAP

Dilataran cinta yang tak kunjung usai
Terkuasa oleh sebuah beban tanggungjawab tak terurai
Dimanakah bahagia itu terletak biar kulampaui
Agar aku sampai dapat menjumpai yang ingin kuraih

Seperti onak duri yang menusuk jantung tersesak
Meski tak terlihat namun sudah tersirat mendesak
Dengan menghadapi cobaan seakan kutersesat dibenak
Tidak segampang bibir berbicara kata hati menyimak

Aku sudah seperti bulan disiang hari
Melawan cahaya terbit terangnya mentari
Tidak ada harapan yang kuandalkan disanubari
Hanya sebuah doa yang dapat kuandalkan dihati

SELAMAT MALAM

Meski hanya kata tanpa suara
Aku datang tuk ucapkan selamat malam
Walau cuma sekedar ucapan terdengar
Itulah caraku menemani ditiap harimu

Jadilah kau satu-satunya dihati
Menemani tidurmu disetiap ucapan dimimpi
Tanpa menunjukkan wajah didekapan sepi
Namun kuselalu hadir disisimu mendampingi

Kutitipkan sebuah doa untuk menjaga dirimu
Jadikanlah itu sebagai bantal empuk meletakan harapanmu
Selimut hangat menjaga dari kedinginan mimpi burukmu
Supaya besok ketika bangun berakhir menjumpai keindahanmu

Tuesday, April 4, 2017

Puisi hidupku

RINDUKU

Engkau yang telah kupilih dalam hati
Dari semua wanita yang kukenal
Apakah kamu mau menerima cinta ini
Serta bawalah aku di ingatan selalu

Tubuh ini kubaringkan ditempat tidur
Namun gelisah ntah apa yang ganggu
Jawaban kunanti selalu kepikiran
Mungkinkah kamu mau menerimaku

Bawalah aku disetiap mimpimu
Rinduku akan selalu untukmu

Katakanlah dengan jujur sayang
Jika kamu memang benar mencintaiku
Biar hati tak gusar lagi
Dan katakan pada semua temanmu

Bahwa hatimu telah kau berikan padaku

TANYA

Ketika aku berjauhan darimu
Selalu terlintas tanya dianganku
Apakah aku benar ada dibenakmu
Yang selalu bertahta dalam hatimu

Atau masih ada orang lain selain aku

Ketika aku ada didekatmu
Hati kecilku berbisik penuh tanya
Benarkah yang kau rasakan ?
Hanyalah diriku yang kau puja

Atau cuma didepanku saja ?
Kalau ia,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!
Mungkinkah ini selamanya.

Jangan pernah kecewakanku
Karena segala cinta yang kupunya
Sudah kuberikan tanpa akhir
Yang akan tercipta hanya untukmu

INGATLAH AKU

Disaat kau sedih
Ingatlah aku
Disaat kau gelisah
Ingatlah aku
Disaat kau sendiri
Ingatlah aku
Disaat kau berharap
Ingatlah aku

Peluklah aku didalam mimpimu
Sebutlah namaku tuk mengobati rasa rindu
Pasti aku akan datang ditidurmu

Biarpun aku tak ada disampingmu
Tetapi aku selalu ada dekat dihatimu
Walau kau tak pernah menyadarinya
Begitu besar rasa cintaku padamu

Mungkin aku dan kau belum saling mengenal
Namun aku sudah merasakan kehangatan cintamu
Cintamu yang suci padaku setiap saat
Memberikannya padaku dengan tulus

Monday, April 3, 2017

Menjalin hubungan harus dengan hati bukan dengan kata yang seakan bijak dalam segalanya

          Benar kata pepatah mengatakan " Buah tidak selalu bagus didalam walau diluarnya mulus menutupi keburukannya ". Kita harus banyak belajar dari segala yang kita lihat supaya kita semakin dewasa untuk jalani hidup. Bisa dilihat disekeliling kita banyak orang yang bijak hanya dalam kata-kata. Namun kenyataannya tak seperti yang diucapkan, dengan kata lain cuma dibibir saja tapi tidak melakukannya. Percuma jika pintar bicaranya seperti tong kosong nyaring bunyinya. Tak berguna serta tak ada artinya jika seperti itu yang tak sesuai dengan kenyataannya. Semua kalau bisa melakukan cuma dengan kata-kata tanpa melakukannya.