Search This Blog

Wednesday, August 9, 2017

Berpenghasilan penuh

Pendaki Gunung



Suatu ketika, ada seorang pendaki gunung yang sedang bersiap-siap melakukan perjalanan. Dzi punggungnya, ada ransel carrier dan beragam carabiner (pengait) yang tampak bergelantungan. Tak lupa tali-temali yang disusun melingkar di sela-sela bahunya. Pendakian kali ini cukup berat, persiapan yang dilakukan pun lebih lengkap.


Kini, di hadapannya menjulang sebuah gunung yang tinggi. Puncaknya tak terlihat, tertutup salju yang putih. Ada awan berarak-arak disekitarnya, membuat tak seorangpun tahu apa yang tersembunyi didalamnya. Mulailah pendaki muda ini melangkah, menapaki jalan-jalan bersalju yang terbentang di hadapannya. Tongkat berkait yang di sandangnya, tampak menancap setiap kali ia mengayunkan langkah.


Setelah beberapa berjam-jam berjalan, mulailah ia menghadapi dinding yang terjal. Tak mungkin baginya untuk terus melangkah. Dipersiapkannya tali temali dan pengait di punggungnya. Tebing itu terlalu curam, ia harus mendaki dengan tali temali itu. Setelah beberapa kait ditancapkan, tiba-tiba terdengar gemuruh yang datang dari atas. Astaga, ada badai salju yang datang tanpa disangka. Longsoran salju tampak deras menimpa tubuh sang pendaki. Bongkah-bongkah salju yang mengeras, terus berjatuhan disertai deru angin yang membuat tubuhnya terhempas-hempas ke arah dinding.


Badai itu terus berlangsung selama beberapa menit. Namun, untunglah tali-temali dan pengait telah menyelamatkan tubuhnya dari dinding yang curam itu. Semua perlengkapannya telah lenyap, hanya ada sebilah pisau yang ada di pinggangnya. Kini ia tampak tergantung terbalik di dinding yang terjal itu. Pandangannya kabur, karena semuanya tampak memutih. Ia tak tahu dimana ia berada.


Sang pendaki begitu cemas, lalu ia memohon doa kepada Tuhan agar diselamatkan dari bencana ini. Mulutnya terus bergumam, berharap ada pertolongan Tuhan datang padanya.


Suasana hening setelah badai. Di tengah kepanikan itu, tampak terdengar suara dari hati kecilnya yang menyuruhnya melakukan sesuatu. "Potong tali itu.... potong tali itu."


Terdengar senyap melintasi telinganya. Sang pendaki bingung, apakah ini perintah dari Tuhan? Apakah suara ini adalah pertolongan dari Tuhan? Tapi bagaimana mungkin, memotong tali yang telah menyelamatkannya, sementara dinding ini begitu terjal? Pandanganku terhalang oleh salju ini, bagaimana aku bisa tahu? Banyak sekali pertanyaan dalam dirinya. Lama ia merenungi keputusan ini, dan ia tak mengambil keputusan apa-apa...


Beberapa minggu kemudian, seorang pendaki menemukan ada tubuh yang tergantung terbalik di sebuah dinding terjal. Tubuh itu tampak membeku,dan tampak telah meninggal karena kedinginan. Sementara itu, batas tubuh itu dengan tanah, hanya berjarak 1 meter saja....


Teman, kita mungkin kita akan berkata, betapa bodohnya pendaki itu, yang tak mau menuruti kata hatinya. Kita mungkin akan menyesalkan tindakan pendaki itu yang tak mau memotong saja tali pengaitnya. Pendaki itu tentu akan bisa selamat dengan membiarkannya terjatuh ke tanah yang hanya berjarak 1 meter. Ia tentu tak harus mati kedinginan karena tali itulah yang justru membuatnya terhalang.


Begitulah, kadang kita berpikir, mengapa Sang Pencipta tampak tak melindungi hamba-Nya? Kita mungkin sering merasa, mengapa ada banyak sekali beban, masalah, hambatan yang kita hadapi dalam mendaki jalan kehidupan ini. Kita sering mendapati ada banyak sekali badai-badai salju yang terus menghantam tubuh kita. Mengapa tak disediakan saja, jalan yang lurus, tanpa perlu menanjak, agar kita terbebas dari semua halangan itu?


Namun teman, ujian yang diberikan Tuhan untuk kita, adalah sebuah latihan, layaknya besi-besi yang ditempa, adalah seperti pisau-pisau yang terus diasah.


Sesungguhnya, di dalam semua ujian dan latihan itu, ada tersimpan petunjuk-petunjuk, ada tersembunyi tanda-tanda, asal KITA PERCAYA.


Ya, asal kita percaya.


Seberapa besar rasa percaya kita kepada Tuhan, sehingga mampu membuat kita "memotong tali pengait" saat kita tergantung terbalik? Seberapa besar rasa percaya kita kepada Tuhan, hingga kita mau menyerahkan semua yang ada dalam diri kita kepada-Nya?


Karena rasa percaya tersimpan dalam hati, maka penuhilah nuranimu dengan kekuatan itu. Percayalah, akan ada petunjuk-petunjuk dari Tuhan dalam setiap langkah kita menapaki jalan kehidupan ini.

Tuhan Yesus memberkati.

Monday, June 5, 2017

KEHIDUPANKU

Nasib anak rantau yang sudah lama tak pulang kekampung halaman jauh dari orangtua


Waspadalah! Jangan Sampai Kamu Kecolongan, 5 Area di Hidupmu Ini Jadi Incaran Iblis

Satu hal dalam hidup ini yang tidak rahasia lagi adalah, Setan berusaha dengan segala cara untuk menghancurkan rancangan Tuhan yang indah dalam hidup manusia. Dia akan menggunakan segala cara untuk masuk dalam hidup kita, mengalihkan fokus kita dari Tuhan dan kehendak-Nya hingga akhirnya kita tidak mencapai tujuan yang sudah Tuhan tetapkan dalam hidup kita. 

Cindi McMenamin seorang hamba Tuhan dan penulis buku mengungkapkan bahwa ada 5 area dari kehidupan manusia yang menjadi incaran utama iblis, karena ke lima hal itu adalah pintu masuk untuk menghancurkan hidup manusia. Apa saja ke lima area itu?

1. Hatimu - sehingga bukan Tuhan saja yang menjadi fokusmu

Bukan suatu kebetulan Firman Tuhan berkata : "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." (Amsal 4:23). Setan tahu bahwa dia bisa masuk dalam hidupmu jika Tuhan tidak menjadi penguasa dalam hatimu. Urutan pertama dari Sepuluh Hukum yang disampaikan dalam Perjanjian Lama adalah, "Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku." (Keluaran 20:3). Dan Yesus mengulang kembali di Perjanjian Baru ketika Ia ditanya apakah hukum yang terutama dalam Hukum Taurat, "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu." (Matius 22:37). 

Keinginan terbesar Setan adalah menghalangi kamu untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hatimu, segenap jiwamu dan segenap akal budimu. Jadi dia menggunakan segala cara untuk mengalihkan perhatianmu dengan berbagai hal, mulai dari uang, karir, hubungan, anak, hobi dan bahkan pelayanan. 

Itu adalah cara halus untuk mengalihkan perhatian kita dari Tuhan, hingga pada akhirnya kita lebih mencintai banyak hal lainnya dari pada Tuhan sendiri. Jadi, jagalah hatimu dengan menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupanmu, dan ijinkan Tuhan Yesus untuk bertahta di dalam hatimu sehingga Iblis tidak bisa menyusup masuk ke sana. 

2. Kekuatiran - Sehingga kamu meragukan kasih dan penyediaan Tuhan atas hidupmu

Kenapa Iblis menabur benih-benih kekuatiran dalam hidup kita? Karena dia ingin kita mulai meragukan Tuhan, kita mempertanyakan, "Jika Tuhan mengasihiku, mengapa aku harus mengalami masalah ini?" Kita mulai kehilangan kepercayaan kepada Tuhan. Kita tidak lagi percaya bahwa Tuhan, Bapa kita sanggup memenuhi kebutuhan kita. 

Apa saja yang menjadi kekuatiranmu? Jika kamu masih lajang, mungkin tentang pasangan hidup, atau pekerjaan. Bagi mereka yang sudah menikah, mungkin tentang apakah mereka akan memiliki buah hati, apakah kebutuhan hidup bisa tercukupi, masalah kesehatan dan masih banyak hal lainnya. 

Ketika kita kuatir, masalah menekan dari berbagai sudut, kita mulai menyalahkan Tuhan atas semua hal buruk yang terjadi. Stop sampai disana! Jangan ijinkan Setan mencuri damai sejahtera dan berkat-berkat Tuhan dengan memberi tempat bagi kekuatiran. Dalam Filipi 4:6-7 dengan tegas dikatakan, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."

Tetap percaya akan kuasa Tuhan dan teruslah berdoa. Ijinkan Tuhan berkarya dan teruslah bangun imanmu dengan memperkatakan Firman Tuhan. Itu sebabnya dalam  Filipi 4:8 dituliskan, " Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu."

3. Pola pikirmu, sehingga kamu berpikir sama seperti orang dunia

Sungguh aneh bahwa ada banyak orang yang mengaku mengenal Tuhan dan mengikut Dia, namun pola pikirnya sama dengan orang-orang dunia yang tidak mengenal Dia. Tapi itulah yang disukai Setan. Dia ingin kita menyerap pola pikir dunia ini sehingga kita tidak mengerti dan memahami pola pikir Kerajaan Sorga. 

Setan akan menggunakan cara halus seperti lirik-lirik lagu, pernyataan dan gaya hidup selebriti, atau bahkan nasihat dari teman yang sepertinya 'cukup bijak'.

Rasul Paulus memperingatkan jemaat di Roma seperti ini, "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2). Lalu dalam Filipi 2:5 dikatakan, "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus."

Jadi jagalah pikiranmu, apa yang kamu dengarkan dan lihat, karena semuanya itu akan mempengaruhi pola pikir dan alam bawah sadarmu. Dari pada mendengarkan apa yang dikatakan dunia ini, dengarlah apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan. Inilah satu-satunya cara menangkal filosofi dan pola pikir dunia untuk masuk dalam pikiran kita. 

4. Perkataanmu, sehingga kamu melukai banyak orang

Tuhan ingin kita menjaga lidah dan bibir kita, karena dari mulut ini kita bisa mengucapkan berkat dan juga kutuk. Melalui perkataan, kita bisa membangun orang lain namun juga melukai dan menghancurkan dia. 

Banyak orang tanpa sadar telah melukai hati orang, atau bahkan menghancurkan hidupnya sehingga mendorong orang lain melakukan hal-hal merusak dan mengerikan seperti bunuh diri. Kita sudah sering mendengar bagaimana anak-anak yang bunuh diri karena di bully oleh teman-temannya. Atau wanita-wanita yang terobsesi kurus karena perkataan orang-orang sekitarnya tentang tubuhnya. 

Setan bisa memakai perkataan kita menjadi alat mematikan untuk melukai orang lain, dan kebanyakan adalah orang-orang terdekat yang kita kasihi. Untuk itu Tuhan mau kita menjaga perkataan kita, seperti dinasihatkan dalam Efesus 4:29 ini, "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia."

5. Tubuhmu, sehingga melaluinya kamu tidak bisa memuliakan Tuhan

Mengapa orang secara sadar dan bahkan mau mengeluarkan uang untuk merusak dirinya? Hal itu dilakukan dengan cara  merokok, makan berlebihan atau membuat dirinya kelaparan, hingga memakai obat terlarang, atau banyak cara lainnya. Ada yang beralasan untuk mengurangi stres, ada juga yang melakukannya karena depresi atau terluka hatinya. Namun semua itu adalah cara Setan untuk menghancurkan tubuh kita, yaitu bait Allah, sehingga tidak bisa dipakai untuk memuliakan Tuhan. 

Tubuh kita sangat berharga bagi Allah, itu sebabnya tubuh kita disebut bait Allah atau rumah Tuhan. Dia ingin agar tubuh kita kudus dan juga sehat sehingga kita bisa memuliakan Tuhan. Dalam Roma 12: 1 dikatakan, "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati."

Jadi karena tubuh kita itu kudus, Setan ingin menghancurkan hal itu, dia ingin kita menyiksa diri kita sendiri, mengotorinya dengan berbagai hal. Jadi, jangan ijinkan hal itu lagi! 

Mintalah Tuhan tubuh yang sehat, makanlah makanan yang sehat dan sesuai porsinya... dan berolahragalah. Jagalah tubuh kita ini, karena tubuh kita ini bukan milik kita lagi, tapi pinjaman dari Tuhan. Sebab hidup kita sudah ditebus dan dibayar lunas oleh darah Yesus Kristus. Kita adalah milik-Nya. Jagalah tubuhmu dan pakailah untuk memuliakan Dia seumur hidupmu. 

Nah, setelah kita tahu strategi Iblis untuk menghancurkan kita, maka kita harus waspada. Lakukanlah apa yang diperintahkan Rasul Paulus dalam Efesus 6:11-18, yaitu pakailah seluruh perlengkapan senjata Allah supaya kita dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis.  Jika kita lihat perlengkapan senjata Allah disini merujuk kepada karakter Kristus. Dengan kata lain, saat kita mengenakan karakter Kristus, kita bisa bertahan dan juga melawan musuh kita. 


Tuhan Yesus memberkati..

Sunday, May 7, 2017

Tentang kehidupan

JALANKU TERSANGAT MELELAHKAN

Terlihat indah didepan pandangan mata dengan kenyataan yang suram
Seperti bayangan yang dikejar dibawah cahaya mentari menghitam
Sangat membingungkan kepercayaan terhadap langkah kaki kelam
Ingin rasanya berhenti merenungkan segala hal yang beragam
Jalanku tersangat melelahkan
Menunggangi beban memberatkan
Tuhan jangan pernah meninggalkan hamba_Mu dalam kesesatan
Pegang tanganku penuhi dengan Anugerah_Mu dengan kebesaran
Aku merasa seperti seorang diri ditempat keramaian
Ku terdiam memandangi disekeliling penuh kebingungan
Banyak kepalsuan menghampiri tanpa disadari menghancurkan
Apakah akan kubiarkan berlalu begitu saja atau dicuekin ?
Pertanyaan -pertanyaan yang memenuhi pikiran
Buatku tak tenang untuk mengambil keputusan 
Hanya kebijaksanaan yang dapat menyelesaikan
Segala yang sering mengganggu dibalik kegelisaan

TENTANG KEHIDUPAN

Hujan engkau turun membasahi tanah kering yang berdebu bekas injakan kaki
Terdiam dalam daun jatuh lagi terbawa arus air yang membersihkan menghijau
Angin bertiup yang tak dapat kupegang hanya dapat kurasakan membelai
Terkadang menyejukkan namun terkadang menggigilkan badan yang tak dapat dihalau
Tentang kehidupan kapan akan berakhir cobaan yang sedang menerpa
Lelah menghadapi sering buatku putus'asa dalam kebimbangan diraga
Beginikah kehidupan yang sebenarnya 

Thursday, May 4, 2017

Part III

TAK BAIK MENDENGAR GOSIP APALAGI HARUS MENGHINDAR DENGAN PERKATAAN YANG AKAN MEMBUAT HATI BIMBANG

Sering kita tertipu dengan omongan orang lain, terkadang omongan mereka seakan benar kedengarannya. Padahal itu hanya untuk menjatuhkan kita agar kita yakin dengan apa yang mereka katakan. Ada omongan yang benar-benar membangun namun ada yang hanya membuat kita sakit hati. Tanpa tak disadari kita tak tahu mana yang harus kita ikuti serta mana yang ga kita percaya. Seperti hari ini saya masih bertanya-tanya dalam hati ada apa gerangan sehingga kamu pertanyakan tentang kita. Tak baik mendengarkan gosip apalagi harus menghindar dengan perkataan yang akan membuat hati bimbang. Perkataan orang lain buatlah itu sebagai hiburan dan jangan terlalu memikirkannya. Karena semakin kamu memikirkannya maka kamu akan semakin gusar dibuatnya. Yang ujung-ujungnya akan menjadi bahan pertanyaan, yang membuatmu ragu untuk melangkah.
Sederhana saja menjalani hidup, tidak usah terlalu berlebihan yang membuat hati gelisah. Tak ada sebahagia hati yang tak mau memikirkan apa yang dikatakan orang tentangnya. Biarlah mereka berbicara semaunya, yang penting kita yang tahu apa yang akan kita lakukan. Memang kita butuh orang untuk berbagi namun itu ada waktunya jika kita meminta. Jika kita mengatakan kedewasaan kita harus bertanya pada diri sendiri. Dewasa itu bukan harus berpikir dengan mau kita sendiri tetapi dewasa itu adalah dimana kita mampu berpikir bijak. Mampu menempatkan diri kita dimana saja dan kapan saja dengan bijaksana.
Banyak orang yang sok tahu serta sok pintar dengan segala hal seakan dia lebih pintar dengan yang lain. Itu namanya bukan bijak tapi orang yang hanya ingin mencari sensasi saja. Apa lagi tentang orang lain lebih cepat kalau mengatai nomor satu. Jadi kita harus bijak untuk menyikapinya, jangan terlalu dibawa kehati. Malu memang jika kita mendengarnya namun anggap saja itu gunyonan yang membangun. Ambil hikmahnya buang yang tidak baiknya, terutama kasih sama kucing kalau ga enak kedengarannya.
Awalnya memang kita merasa risih mendengarkan omongan mereka namun lama-kelamaan telinga kita akan terbiasa dengan hal itu. Itu hanya sebuah proses awal hubungan apalagi mereka baru tahu tentang percintaan kita. Yang harus kita lakukan jangan sakit hati dengan yang mereka katakan . Percayalah suatu hari nanti mereka akan sadar dengan apa yang mereka katakan. Seperti pepatah mengatakan kita harus seperti pisau semakin di asa maka semakin tajam pula. Yang artinya kita harus semakin di uji maka kita akan semakin banyak wawasan tentang kehidupan disekitar.
Kata orang bijak " Belajarlah dari buah kedondong dan buah rambutan, buah kedondong terlihat manis luarnya namun rasanya asam serta di dalamnya berduri sedangkan rambutan di luarnya berbulu namun isinya manis dan putih jernih". Artinya kita jangan seperti kedondong yang terlihat bagus diluar namun dihati keji tetapi baiklah kita seperti rambutan biar diluar berserabut namun dihati harus tulus tanpa dibuat-buat.
Jawab apa adanya kalau mereka bertanya dengan penuh senyuman jangan kamu acuhkan. Jika kamu merasa ga enak serta risih kasih tahu mereka pelan-pelan. Jangan marah kalau ada yang bertanya padamu atau kamu acuh tak acuh. Nanti mereka tersingguh, malah ntar kamu dibilang orangnya sombong. Mereka hanya penasaran tentang kita, mau ingin tahu apa saja yang kamu rasakan saat ini. Tidak ada salahnya berbagi kebahagiaan pada mereka tapi jangan semuanya kamu kasih tahu. Seadanya saja kamu kasih tahu pada mereka kalau mereka bertanya A jawab saja A kalau mereka tanya B jawab saja B. Biarkan saja mereka penasaran sampai tiba nanti waktunya barulah cerita pada mereka.

Wednesday, May 3, 2017

MENJALANI HUBUNGAN Part II

BERPIKIR POSITIF DEMI HUBUNGAN YANG LEBIH BAIK BUKAN BICARA MENYINGGUNG PERASAAN PASANGANNYA

Kita menjalani hubungan ini bukan cuma sekarang atau hanya untuk besok atau juga cuma untuk lusa. Jika berfikir demikian maka kita tak akan bisa sanggup menjalani hubungan tanpa komitmen yang pasti. Hubungan yang baik itu bukan karena kita selalu manja-manjaan, bercanda tawa, atau berharap selalu bahagia. Itu takkan kita dapatkan kalau kita juga tak dapat menerima masalah yang datang menghampiri menerpa. Saya tidak dapat memaksamu untuk bertahan jika tak sanggup mendengar omongan yang sedikit banyak bawel. Maaf bukannya aku sok ngatur atau sok menasehatimu seakan aku lebih tua. Bukan,,, bukan itu maksudku karena itu bukan hakku, aku juga tahu etika karena aku lebih muda darimu. Cuma saya meminta berfikir positif saja demi hubungan yang lebih baik lagi. Bukan berbicara namun menyinggung perasaan pasanganmu.
Yang paling kita perhatikan jangan terlalu sering mendengarkan ocehan orang terutama ketika memberi pendapat. Terkadang pendapat mereka yang menurutnya baik belum tentu baik untuk diri kita sendiri. Boleh mendengar mereka dengan menghargai pendapat yang mereka berikan namun bukan berarti sepenuh kita cerna. Ada kalanya juga kita harus menyaring pendapat orang lain yang di berikan pada kita. Saya ga melarang kalau kamu meminta pendapat dari siapa, yang penting itu pendapat itu memberi solusi bukan polusi. 
Aku percaya sama kamu walau belum sepenuhnya dikarenakan kita belum bertemu. Yang belum saya mengerti denganmu adalah kepolosan yang kamu miliki. Saya bangga dengan kebaikanmu, mungkin aku ga bisa seperti yang kamu lakukan. Tuhan mempertemukan kita mungkin punya tujuan untuk memenuhi kekuranganku. Saya memang kurang emahamimu harus seperti apa bersikap yang baik padamu.
Seperti yang saya katakan tadi kalau kita harus saling belajar untuk saling mengenal lebih dalam. Jangan terlalu serius banget untuk mengartikan omonganku yang sulit dimengerti. Kita hanya bisa berdoa dengan hubungan ini supaya dilancarkan. Kalau ada omongan orang lain memberikan pendapat padamu, lihat dulu dengan teliti. Ambil yang baik dari pendapat itu dan buang yang tidak berkenan dihati. Terkadang mereka mengenal kita, tahu nama kita, tahu dengan sikap kita serta tahu semua dengan kehidupan kita tetapi mereka belum tentu tahu cerita hidup kita. Cerita hidup yang kita jalani dengan suka duka yang kita alami disepanjang langkah kaki menelusuri kehidupan. Mereka hanya bisa berbicara namun sering tak memahami yang kita alami.
Ada beberapa yang harus kita perhatikan ketika orang lain memberikan pendapat pada kita ;
  1.  Apakah dia benar-benar peduli sama kita
  2.  Apakah dia sungguh-sungguh peduli
  3. Tujuannya apa
  4. Apakah pendapatnya membangun atau tidak dsb
Sering orang berpendapat terhadap kita bukan karena dia peduli terhadap kita melainkan karena iri, dengki serta benci terhadap yang kita raih. Maka dari itu kita harus pinter untuk melihat semua pendapat yang diberikan. Jangan langsung percaya dengan hal semacam yang belum kita tahu. Kita meminta mendapat orang lain untuk mencari solusi dengan masalah kita bukan menjadi bumerang untuk kita. Jadi saya berharap kita semakin belajar untuk menjalani hubungan ini kedepannya. Sebab ujian kedepan masih lebih berat lagi yang akan kita hadapi.

Tuesday, May 2, 2017

MENJALANI HUBUNGAN

Pikiran rasa bimbang akan membuat hubungan yang dijalani ternoda,,,, terkadang kita berkata jujur namun tidak pada tempatnya akan membuat hubungan itu berantakan

Bukan bermaksud menyalahkan siapa atau ingin mencari alasan untuk menjelek-jelekkan, itu bukan sifatku untuk menjatuhkan harga diri orang lain apalagi harga diri yang kita sayangi. Ya wajar kalau minder tetapi jangan sekali-kali menilai yang belum mengenal sifatku seperti apa. Jujur saya sangat kecewa sekali dengan sikapmu yang langsung berkata kalau kamu tak sesuai yang kuharapkan. Padahal aku ga pernah berfikiran demikian sehingga aku sangat tersinggung serta kecewa sekali. Walaupun demikian aku harus berusaha terus menggali karakter sifatmu seperti apa. Mengalah itu lebih baik karena tak baik menyimpan lama-lama kekesalan yang akan berujung dengan hal yang tak diinginkan. Memang kita baru kenal , belum tahu karakter masing-masing. Yang saya minta biarlah berjalan dan mengalir seperti air sungai dari hulu ke hilir supaya kita nanti saling mengenal lagi.
Bagiku hubungan ini sangat penting, bukan perkara mudah membangun hubungan yang harmonis Apalagi hubungan kita masih seumur jagung belum tahu kita apa yang akan terjadi kedepannya. Kita jalanin dulu yang lebih penting itu komitmen harus ada pada diri kita sendiri. Jangan suka mengeluh terutama berkata minder, saya sangat ga suka dengan perkataan seperti itu. Mari kita sama-sama belajar untuk mengenal sifat pasangan kita, jangan sibuk dengan pandangan kita sendiri. Hubungan ini butuh proses agar nanti kelak kita dapat menemukan cara untuk mencari solusi ketika kita dirundung masalah.
Kita harus menyakinkan hati dan pikiran kita supaya tidak ada kata penyesalan yang terungkap dikemudian hari. Jika berkata dewasa, semua orang yang cukup umur pasti sudah dewasa. Namun dewasa hati dalam menjalani hubungan banyak orang masih kekanak-kanakan. Kita harus dewasa hati supaya nanti kita mengerti arti cinta yang sesungguhnya. Sekarang mungkin aku belum merasakan kedekatan kita karena berjauhan namun suatu hari kita akan paham dengan keadaan ini. Satu yang ku minta padamu jangan pernah mencernah semua perkataan yang tidak kamu mengerti. Terkadang candaan dengan perkataan serius itu agak sama namun berbeda arti. Jangan terlalu serius dan jangan pula terlalu lengah, polos ya bisa saja tetapi kita harus belajar untuk mengerti.
Menjalanin hubungan itu gampang-gampang susah terkadang kita kecewa ,terkadang kita bahagia. Perhatianmu memang sangat luar biasa padaku tak sebanding dengan yang kuberikan padamu. Mungkin itu kekuranganku, candaanku sering kamu menganggapnya serius padahal aku bukannya marah atau kesal. Itulah karakterku salah satunya yang harus kamu tahu sekarang biar kamu nantinya tidak terkejut.

Saturday, April 22, 2017

part II

Awalnya saya sangat marah sama tulangku, sampai-sampai saya sempat ga datang kerumahnya. Ga mau bertemu dengan pamanku sehingga pamanku pernah bilang samaku kalau aku sudah sombong. Mereka bilang " kenapa kamu ga pernah kerumah, apa kamu sudah kaya makanya kamu ga mau lagi bertemu dengan kami ?" Gitu katanya. Padahal saya ga ada maksud seperti itu, saya hanya ingin pamanku itu menyadari yang saya maksudkan. Ya mungkin mereka merasa tidak bersalah padaku makanya mereka biasa-biasa kalau bertemu denganku.
Sering saya berfikir, beginikah sakitnya ditempat rantau atau apakah cuma saya sendiri yang mengalami hal seperti ini ?. Hancur perasaanku saat itu sehingga saya ga peduli dengan semuanya. Perasaan acuh tak acuh pun muncul dibenak dengan rasa yang kacau tak dapat berfikir lagi. Jika ditanya saat itu mungkin saya ga dapat menjawabnya, karena sudah campur aduk yang berkecamuk.
Mulai saat itu saya berjanji dihatiku untuk melupakan semua yang pernah terjadi. Mungkin itu adalah salah satu ujian yang Tuhan berikan padaku untuk terus bersyukur. Aku tidak dendam atau berkeinginan untuk membalasnya. Saya malah mendoakan agar pamanku itu selalu sehat terberkati. Jauh-jauhlah dariku sifat pendendam apalagi kepaman sendiri, itu tidak baik. 
Memang yang diperbuat pamanku itu sudah sangat keterlaluan tapi itulah pembelajaran untukku. Bagaimana pun dan sampai kapan pun paman itu tetap pamanku saudara mamaku. Tidak mungkin kujadikan paman orang  jadi pamanku karena hal seperti itu dilakukan padaku. Aku tidak pernah diajarkan orangtua ku membalas kejahatan dengan kejahatan. Namun saya diberangkatkan orangtuaku dari kampung halaman merantau keseberang pulau disertai nasehat. Nasehat yang selalu mngingat untuk terus hormat pada orangtua. Tidak boleh berperilaku yang tidak dapat ditiru apapun itu ceritanya.
Maka dari itulah peganganku untuk tidak menuntut pamanku. Tidak ada gunanya juga aku marah atau membencinya serta mencaci pamanku sendiri karena kami adalah keluarga. Mungkin kalau orang menilainya aku seorang yang bodoh membiarkan uangku lenyap begitu saja. Tetapi menurut saya itu jalan terbaik yang sangat bijak. Biarlah orang menilainya sebagaimana pendapat mereka tentang yang saya perbuat.
Lagian pamanku sekarang sudah pindah kekalimantan barat mencari kehidupan baru disana. Aku memafkannya meskipun pamanku tidak pernah secara langsung minta maaf padaku. Aku anggap pamanku sudah meminta maaf dan sudah mengaku salah. Karena sebagai anak tidak baik menyimpan dendam sebab akan sangat parah jika tak cepat-cepat dikeluarin. Saya sadar tak ada manusia yang sempurna didunia ini. Pasti ada kesalahan yang sengaja maupun tak sengaja diperbuat.
Oleh karena itu biarlah berjalan sebagaimana seharusnya berjalan. Biarlah seperti air mengalir yang sangat menyejukkan. Anak rantau harus kuat sekuat baja, ga boleh cengeng harus dapat mandiri tanpa bersandar ke orang lain. Nasib baik terkadang jauh dariku terkadang dia dekat tapi aku tidak menyadarinya. Tuhan memberiku cobaan serta ujian hidup bukan berarti Dia tidak sayangpadaku. Tetapi karena Dia teramat cinta dan sayang padaku sehingga Tuhan mengujiku. Sebab Tuhan ingin melihat seberapa kuat serta seberapa setiamya aku pada_Nya. Dia ingin melihat seberapa pantasnya aku berdiri didalam Iman.Karena Tuhan menginginkankanku menjadi hamba yang kuat dihadapan_Nya dalam kasih.

Friday, April 21, 2017

KISAH KITA YANG MASIH DALAM JENJANG PERKENALAN

Hai semua semangat sore untuk kita semoga hari ini selalu diberkati pekerjaan yang kita kerjakan ya,,,, jangan lupa untuk mengucap syukur

Hari ini saya akan menceritakan kisahku untuk kalian,,,,, bukan untuk pamer atau ingin terkenal, bukan,,, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin berbagi pengalaman apalagi kita anak rantau yang jauh dari dekapan orangtua. Tidak ada salahnya kita berbagi sesuatu terutama pengalaman hidup yang kita jalani saat ini. Kita memiliki bermacam ujian serta berbagai tantangan hidup yang kita hadapi. Salah satunya saya sebagai anak rantau yang mempunyai banyak masalah untuk mendewasakanku untuk bersikap. Dulu saya sebelum merantau ,,,saya masih 0 pengalaman. Tidak tahu apa-apa terutama bersikap bagaimana saya belumtahu karena masih awal jadi beradaptasi masih belum bisa. Saya sering salah untuk berperilaku sebab perilaku yang masih dini membuatku serba salah. Sikap saya yang dulu yang sering membuat orang tersinggung adalah masih terasa kasar. Karena sikap saya masih sikap anak sibolga yang ga bisa lembut untuk berbicara. Tetapi lama kelamaan saya mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan yang kutinggali. Aku berusaha belajar  sampai bisa mengikuti budaya yang ada ditempatku sekarang.
Awalnya agak sulit kuikuti budaya disini,,,, bukan karena saya nakal atau anak yang kurang ajar. Melainkan karena kebiasaan budaya sibolga yang sulit untuk di rubah dengan sekejab mata. Namun saya belajar sendiri dengan mengikuti yang saya liat. Saya masih ingat banget waktu pertama saya datang ke bandung ini, saya tidak langsung memiliki pekerjaan. Saya sempat nganggur beberapa bulan sambil menunggu mencari pekerjaan. Dulu saya tinggal dirumah paman, karena pamanku buka toko warung maka itulah saya jaga. Ya hitung-hitung belajar berniaga untuk kedepannya mungkin ada rezeki. Selang beberapa bulan akhirnya yang ditunggu-tunggu ada juga pekerjaan walaupun itu jadi kuli bangunan. Awalnya saya sangat kecewa sekali dengan pekerjaan yang dikasih tapi saya berpikir apa salahnya untuk dicoba untuk pengalaman.
Dengan berjalannya waktu saya melakukan pekerjaan jadi kuli bangunan didaerah Riau Bandung tepatnya di jln ciliwung. Setegah hati saya mengerjakannya dengan rasa kecewa yang sangat mendalam. Dipikiranku saya berkata buat apa aku merantau kebandung ini jika pada akhirnya saya mengerjakan pekerjaan yang sudah kutinggalkan dikampung. Namun aku berpikir lagi biarkanlah dinikmati untuk sementara sambil mencari pekerjaan yang lebih baik lagi.
Yang membuatku lebih kecewa lagi kepada pamanku sendiri , selama bekerja paman ini ikut juga bekerja denganku. Bukannya aku ga suka dengan pamanku karena ikut bekerja denganku, bukan itu melainkan gajiku yang ditahan. Alasannya untuk disimpan kalau ntar habis pronyek akan dikasih semuanya padaku. Waktu itu aku percaya karena dia pamanku sendiri, ga mungkin pamanku sendiri membohongiku. Tetapi seiring waktu berjalan pronyek selesai, saya meminta uangku untuk keperluanku soalnya dulu saya berkeinginan untuk melanjutkan kuliah. Di situ hatiku hancur, ga bisa ngomong apa-apa lagi waktu dibilang pamanku ga ada lagi duitnya. Sungguh sangat ngeri perasaanku dan ntah apa yang akan kuperbuat. 
Sampai sekarang uangku itu ga dikasih paman itu, padahal dulu saya sampai ngirit jajan 50 ribu seminggu untuk keinginan yang sudah kurencanakan. Disitulah aku putus asa seperti ga ada pengharapan lagi. Ntah saya mau berbuat apa juga, aku tidak tahu karena otakku pun blank. Sangat ngeri sekali yang kualami, itulah pengalaman pertama yang membekas yang akan membuatku belajar.
Lama saya sembunyikan itu dari orangtuaku, saya tidak menceritakan apa-apa pada bapak mamaku. Sampai sekarang masih tersembunyi rapi dihatiku tanpa mereka tahu. Saya tidak ingin orangtuaku sakit hati apalagi sama pamanku sendiri. Biarlah itu sebagai pelajaran berharga untukku agar aku semakin kuat untuk jalani hidup dirantau ini.
Rasa kecewa hanya  mengajariku tentang bagaimana aku bersikap untuk lebih baik. Sebab aku masih mengingat nasehat kedua orangtuaku sehingga saya dapat bertahan. Ketika rasa kecewa datang menghampiri serta marah pun aku tak ada hak untuk menghakimi. Maka disitulah aku  belajar mendewasakan diri, menumbuhkan pengharapan dalam Iman. Mengubah diri untuk lebih baik lagi dengan menginstropeksi diri biar semakin berpengalaman. Oleh karena itu aku akan menjadi diri sendiri serta terus tetep optimis. Aku tahu menjalani hidup ini harus disyukuri sebab hidup seperti meniti tangga yang tinggi. Untuk menaikinya harus penuh perjuangan dalam menggapai sampai keatas. Kaki harus kuat untuk melangkah dari yang pertama sampai seterusnya, sampai ketujuan. Letih, lelah, capek, itu pasti ada tetapi itulah ujiannya . Naik memang lebih susah sebab naik itu lebih penuh tantangan dengan kesulitannya. Karena kalau turunnya yang lebih mudah sebab itulah keputus'asaan.

Wednesday, April 12, 2017

PUISI PERASAAN

TANPA JUDUL




Rasa sayang 
Itu bukan cinta
Rasa sayang cepat berubah
Hari ini bilang " selamanya "
Tetapi
Besok bilang "cukup sampai disini saja"
Cinta bukan tentang perasaan
Bukan sesuatu yang easy come, easy go
Tetapi
Cinta adalah sebuah pengorbanan
Terkadang untuk kebahagian orang lain
Ingat
Cinta tidak harus memiliki
Jika orang yang kamu inginkan tidak dapat kamu dapatkan
Maka tetaplah kamu mencintai dirinya
Walaupun itu sakit
Namun kamu akan belajar untuk menghargainya
Karena itulah cinta sejati



Aku mencintaimu bukan karena harta
Aku mencintaimu bukan karena rupa
Aku mencintaimu karena kasih setia
Aku mencintaimu tulus datang dari jiwa

Dulu hati yang sempat tertutup untuk seorang wanita
Mencoba melupakan cinta 
Namun kamu datang secara tiba-tiba
Membangunkan hati yang berputus asa

Memberikan semangat bergairah
Tanpa tersadar kamu membangkitkan cinta yang dulu hilang
Kamu cairkan hati beku dengan kelembutanmu berbicara
Menyakinkanku untuk terus menuju terang

Menunggu harapan yang mulai ketemu
Mungkinkah kamu jawaban yang dulu
Yang selama ini kutunggu tak jemu
Atau kamu hanya sebuah jawaban semu ?




Termenung diruangan kamar
Dengan keadaan terkapar
Walau terasa hambar
Kubersyukur penuh sadar

Engkau sungguh pujaan hati
Yang selalu ada dalam dada ini
Kulukis bagus namamu disanubari
Dengan memakai naluri

Aku akan selalu berdoa kepada Tuhan
Untuk menjaga dalam tidur malammu
Supaya menitipkan cahaya bulan
Untuk melalui mimpi indahmu

Monday, April 10, 2017

SAHABTKU KAMU BEGITU CEPATNYA PERGI MENGHADAP SANG PENCIPTA

            Ntah kenapa belakangan ini dia selalu muncul datang dalam bayangan ke pelipis mata. Padahal udah dua minggu berlalu dia pergi untuk selamanya menghadap Sang Pencipta. Aku sebagai sahabatmu bukannya aku tidak mendoakanmu, aku selalu membawamu disetiap doaku supaya kamu tenang dialam sana. Namun kamu seakan terus mengikutiku dari belakang, apakah aku pernah berbuat salah padamu atau apa yang kamu inginkan dariku ? Jika saya pernah berbuat salah padamu, saya minta maaf sedalam-dalamnya padamu. Sampaikan salahku apa agar aku pun dapat menebusnya, datang saja dalam mimpiku. Ceritakan semuanya padaku, tetapi aku mohon padamu jangan menakutiku. Kalau maksudmu ingin melindungiku serta menjagaku, dari apa coba melindungiku. Namun kalau ada hal yang lebih penting ingin kamu sampaikan padaku, aku tidak melarangmu datang dalam mimpiku. Aku akan selalu mendengarkan semua keluh resahmu yang belum sempat kamu beritahukan.
           Jujur kami semua sangat kehilangan kamu kawan. Pertama mendengarkan kabarmu yang begitu cepat pergi tuk selamanya meninggalkan kami. Sangatlah kaget seakan tidak mungkin itu terjadi sebab malamnya teman kita yang lain masih datang menjengukmu. Mereka masih menceritakan tentan kamu bahwa kau sudah baikan dan bentar lagi kamu akan dapat pulang kerumah. Kami sangat senang mendengarnya terutama aku yang tak ingin kehilangan sahabat. Tetapi apa yang tak diharapkan kamu tega pergi duluan tanpa meninggalkan sepatah kata pun untuk kami temanmu. Sungguh kagetnya kami kepalang mendengarkan berita itu, ketika yang tidak diharapkan terjadi menimpamu. Masih teringat banget dalam pandangan yang tak dapat dilupakan segampang itu. Senyumanmu selalu menghiasi disetiap perkumpulan kita, diamana kamu tidak pernah memberi hal buruk untuk diingat. Kamu selalu memberi kebaikan untuk kami kenang sampai akhir nanti.
            Sampai sekarang pun kami belum percaya kamu sudah pergi meninggalkan kami untuk selamanya. Saat kami melihatmu terbaring kaku, kami hanya bisa menangis seakan itu bukan sebuah kenyataan. Kamu seakan terlihat seperti tertidur, yang akan bangun datang menyapa kami temanmu. Tetapi kamu sekarang sudah tenang di alam sana yang dapat melihat kami disini. Doakan kami disini supaya selalu menjaga, menyanyangi, solidaritas MUDA MUDI ARBAS semakin kompak. Dan kami disini akan mendoakanmu supaya kamu diangkat disamping Tuhan Yang Maha Esa. Diberi jalan yang gampang serta yang terbaik dan diberi jalan menuju Surgawi Allah kita.

Next>>

Saturday, April 8, 2017

KITA BERTEMU DITEMPAT YANG TAK TERDUGA MASIH CUEK-CUEK BEBEK

          Masih teringat masa kita pertama bertemu ditempat yang tak sengaja dengan kecuekan masing-masing. Awalnya kita hanya bersapa tanya dengan kata yang singkat lalu hilang begitu saja. Namun ntah kenapa secara tiba-tiba ada yang menyampaikan bahwa kamu kirim salam padaku. Sebenarnya saya kurang percaya dengan hal yang disampaikan kawan itu, tetapi jika saya pikirkan lagi mungkin saja terjadi. Sampai sekarang saya belum berani untuk bertanya tentang kebenaran yang sesungguhnya. Apa itu benar atau aku hanya sebagai alat jebakan untuk dijomblangin ? Aku ga boleh seuzon saat ini, aku harus dapat memastikannya yang sebenarnya apa yang sesungguhnya terjadi. Takutnya saya kegeeran atau baper dengan merasa dia suka padaku tapi kenyataannya tidak sama sekali. Aku harus sabar menungggu jangan sampai aku kecewa lagi dari kesekian kalinya.
Memang tak ada yang menyangka kalau kita sekarang mulai akrab saling memberi perhatian. Saling terbuka walau tak seakrab yang lainnya dikarenakan kita masih belum lama kenal satu sama lain. Namun lumayanlah awal pertemuan yang indah kita rasakan untuk mumulai sebuah hubungan serius. Tapi aku tak boleh terlalu berharap untuk perasaan yang lebih, takutnya aku hanya dianggap sebagai teman. Biarlah berjalan seperti apa adanya dengan menunggu kepastian tanpa berlebih berharap. Ada saatnya nanti terjawab pertanyaan yang ada dalam benak untuk memenuhi yang berkecamuk. Cuma menunggu waktu yang tepat, ga sekarang, besok atau lusa atau nanti.

Friday, April 7, 2017

PUISIKU

BUKANNYA KUSOMBONG

Kasih sayang
Bukanlah sebuah harapan palsu
Harus bisa tahan disaat susah
Sama-sama disaat senang
Diperjalanan hidup ini
Jika saya tersesat
Maka kamu yang akan menuntunku
Jika kamu menangis
Maka aku yang akan menghapus air matamu
Bagaimana perasaanmu padaku
Sedalam apa rasa cintamu itu
Hanya satu yang kupinta jawaban darimu
Permintaanku dikehidupan kita yang akan datang
Jangan acuhkan aku disaat masa tuaku nanti
Jangan tinggalkan aku disaat mengalami sakit
Sekarang sayang
Telah banyak yang terjadi
Awalnya berkata sayang sampai mati
Tetapi ketika terdesak
Maka akan berubah
Sekarang sayang
Bukannnya kusombong
Biarpun aku orang miskin
Rupaku jelek
Namun hidupku sangat berarti bagiku
Jangan kamu marah
Karena rasa takut yang selalu menghampiriku
Yakinkanlah hatiku ini
Jawablah aku
Bila kamu mengiakannya
Maka ku akan bahagiakanmu


Wednesday, April 5, 2017

PUISI KISAH CINTA

UCAP

Dilataran cinta yang tak kunjung usai
Terkuasa oleh sebuah beban tanggungjawab tak terurai
Dimanakah bahagia itu terletak biar kulampaui
Agar aku sampai dapat menjumpai yang ingin kuraih

Seperti onak duri yang menusuk jantung tersesak
Meski tak terlihat namun sudah tersirat mendesak
Dengan menghadapi cobaan seakan kutersesat dibenak
Tidak segampang bibir berbicara kata hati menyimak

Aku sudah seperti bulan disiang hari
Melawan cahaya terbit terangnya mentari
Tidak ada harapan yang kuandalkan disanubari
Hanya sebuah doa yang dapat kuandalkan dihati

SELAMAT MALAM

Meski hanya kata tanpa suara
Aku datang tuk ucapkan selamat malam
Walau cuma sekedar ucapan terdengar
Itulah caraku menemani ditiap harimu

Jadilah kau satu-satunya dihati
Menemani tidurmu disetiap ucapan dimimpi
Tanpa menunjukkan wajah didekapan sepi
Namun kuselalu hadir disisimu mendampingi

Kutitipkan sebuah doa untuk menjaga dirimu
Jadikanlah itu sebagai bantal empuk meletakan harapanmu
Selimut hangat menjaga dari kedinginan mimpi burukmu
Supaya besok ketika bangun berakhir menjumpai keindahanmu

Tuesday, April 4, 2017

Puisi hidupku

RINDUKU

Engkau yang telah kupilih dalam hati
Dari semua wanita yang kukenal
Apakah kamu mau menerima cinta ini
Serta bawalah aku di ingatan selalu

Tubuh ini kubaringkan ditempat tidur
Namun gelisah ntah apa yang ganggu
Jawaban kunanti selalu kepikiran
Mungkinkah kamu mau menerimaku

Bawalah aku disetiap mimpimu
Rinduku akan selalu untukmu

Katakanlah dengan jujur sayang
Jika kamu memang benar mencintaiku
Biar hati tak gusar lagi
Dan katakan pada semua temanmu

Bahwa hatimu telah kau berikan padaku

TANYA

Ketika aku berjauhan darimu
Selalu terlintas tanya dianganku
Apakah aku benar ada dibenakmu
Yang selalu bertahta dalam hatimu

Atau masih ada orang lain selain aku

Ketika aku ada didekatmu
Hati kecilku berbisik penuh tanya
Benarkah yang kau rasakan ?
Hanyalah diriku yang kau puja

Atau cuma didepanku saja ?
Kalau ia,,,,,,,,,,,,,,,!!!!!!!
Mungkinkah ini selamanya.

Jangan pernah kecewakanku
Karena segala cinta yang kupunya
Sudah kuberikan tanpa akhir
Yang akan tercipta hanya untukmu

INGATLAH AKU

Disaat kau sedih
Ingatlah aku
Disaat kau gelisah
Ingatlah aku
Disaat kau sendiri
Ingatlah aku
Disaat kau berharap
Ingatlah aku

Peluklah aku didalam mimpimu
Sebutlah namaku tuk mengobati rasa rindu
Pasti aku akan datang ditidurmu

Biarpun aku tak ada disampingmu
Tetapi aku selalu ada dekat dihatimu
Walau kau tak pernah menyadarinya
Begitu besar rasa cintaku padamu

Mungkin aku dan kau belum saling mengenal
Namun aku sudah merasakan kehangatan cintamu
Cintamu yang suci padaku setiap saat
Memberikannya padaku dengan tulus

Monday, April 3, 2017

Menjalin hubungan harus dengan hati bukan dengan kata yang seakan bijak dalam segalanya

          Benar kata pepatah mengatakan " Buah tidak selalu bagus didalam walau diluarnya mulus menutupi keburukannya ". Kita harus banyak belajar dari segala yang kita lihat supaya kita semakin dewasa untuk jalani hidup. Bisa dilihat disekeliling kita banyak orang yang bijak hanya dalam kata-kata. Namun kenyataannya tak seperti yang diucapkan, dengan kata lain cuma dibibir saja tapi tidak melakukannya. Percuma jika pintar bicaranya seperti tong kosong nyaring bunyinya. Tak berguna serta tak ada artinya jika seperti itu yang tak sesuai dengan kenyataannya. Semua kalau bisa melakukan cuma dengan kata-kata tanpa melakukannya.

Friday, March 31, 2017

Kisah masa kecil yang buatku banyak bersyukur

Hai namaku maknur hutagalung anak ke-3 dari 9 bersaudara, sekarang saya tinggal dibandung jawa barat. Aku memiliki 7 saudari perempuan yang cantik-cantik dan 1 adek yang ganteng. Kisah ini mungkin bagi orang dramatis atau bisa dibilang ga penting untuk dikenang. Namun buatku ini adalah kisah yang buat pembelajaran sangat berharga serta bermanfaat untuk membangun diri lebih baik. Aku bercerita bukan mengada-ngada atau ingin membuat sensasi belaka agar dikasihani orang. Itu bukan sifatku yang hanya mencari ketenaran untuk terkenal seperti yang terjadi saat ini. Tetapi ini jelas kenyataan yang pernah terjadi padaku waktu aku masih kecil dulu.

Aku adalah anak dari seorang petani disatu kabupaten yang ada disumatera utara sana. Nama kampungku disumatera utara yaitu mungkur kabupaten Sibolga kelurahan tapanuli II Tapanuli Tengah. Kota kecil diujung sumatera utara yang potensinya luar biasa yang dikelilingi pantai sebagai wisata indah. Pekerjaan disana biasanya kalau ga petani ya jadi nelayan sebagai profesi tambahannya. Kalau aku dimasa kecil bapak pekerjaannya nelayan dan mama bertani yang digarap sawah orang. Kami biasanya kalau bapak pergi melayan sering ditinggal berbulan-bulan ga pulang kerumah. Sebelum bapak bekerja menjadi nelayan, bapak dulunya bekerja disomel sebuah pabrik kayu. Setelah pabrik tempat bapak bekerja bangkrut , bapak beralih jadi nelayan untuk memenuhi kebutuhan kami.

Suatu hari ketika bapak melaut ga pulang satu bulan lebih sehingga mamaku memutuskan kami harus pergi dari rumah. Karena rumah kami ada dua walaupun rumahnya seperti gubuk tapi nyaman untuk ditempati. Rumah kami satu ada di ladang dan satu lagi ada di didesa , desa keladang lumayan jauh. Meskipun demikian kami ga pernah kelaparan atau menjadi mengemis untuk makan. Kami selalu berkecukupan serta bisa sekolah seperti anak lainnya. Dulu kami masih tiga bersaudara belum ada yang dibawah kami adek-adek sekarang. Waktu itu antara tahun 1990-an, aku masih ingat banget kisah lampau yang sangat memilukan.

Terkadang kalau saya mengingat masa itu, hatiku menangis namun kubersyukur atas semuanya. Kenapa aku bersyukur dengan semuanya ? Sebab  kalau tidak kualami hal seperti  mungkin aku takkan bisa bertahan diperantaun ini. Mungkin juga aku akan menjadi orang nakal atau cengeng atau lebih parahnya mungkin bisa menjadi manusia brandal. Sakit memang yang kujalani  tetapi itu yang membuatku semakin kuat untuk menjalani hidup tanpa mengeluh. Buktinya sampai hari ini aku masih bisa berdiri meskipun banyak cobaan yang kulalui. Jujur saya merantau tidak ada yang kukenal apalagi keluarga ga ada. Aku diperantaun ini seperti anak yang kehilangan induknya, ga ada tempat mengadu jika terjadi apa-apa padaku. Tapi aku doakan jauh-jauhlah hal yang buruk dariku.

bersambung..............................

Thursday, March 30, 2017

Memang betul ya apa yang dikatakan kalau hidup ga ada yang tahu kapan perginya. Kapan kita akan dipanggil Sang Illahi, tempatmya dimana, kapan kita tidak tahu. Terkadang rasa takut sering datang menghantui namun itulah sifat manusiawi. Seperti baru-baru ini kejadian pada teman sekumpulan kami

Tuesday, March 28, 2017

Seperti sisa duri yang tertancap ditelapak kaki sakit-sakit perih

Sudah bernanah terpendam jauh dilubuk hati kenangan tak dapat disembuhkan. Hanya sepenggal doa yang bisa aku panjatkan untuk ketegaran hati. Menjauhkanku dari namanya kebencian yang akan merusak naluri. Harapan untuk mengubur semua masa kecil yang suram membuatku semakin teguh meraih impian. Walau banyak menggunjing akan kubuat pembuktian bahwa mereka salah menilai dengan kata-kata yang tak pantas diucapkan. Dalam cerita hidup aku memiliki prinsip yang sederhana tanpa banyak basa-basi seperti kebanyakan orang. Tidak terasa 10 tahun perjalanan merantau namun masa lalu selalu mengkungkung, merongrong ketika aku mulai beranjak. Selalu ingin menghancurkan dengan menghantui pikiran. Saya pikir jika aku jauh dari tempat kelahiran maka aku akan mudah melupakan semuanya tetapi kenyataannya sangat sulit meskipun sering kucoba. Jika ditanya " Apakah aku pernah putus asa ?" bisa kujawab "pernah". Kalau mengingatnya saya merasa bodoh amat dengan semuanya.
Seperti sisa duri yang menancap ditelapak kaki rasanya sakit-sakit perih meskipun kejadiannya sudah lama berlalu. Tidak baik memang menyimpan dendam tapi jujur saya bukan dendam cuma sangat menyiksaku dengan kejadian itu. Hanya doa saja saat ini yang dapat kupanjatkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa . Supaya kesesakan yang ada didalam hati segera hilang dibawa angin berhembus kemanapun. Jika saya mengingat itu terus maka hatiku tak pernah tenang selalu gelisah. Oleh karena itu  kutak mau disiksa masa lalu seperti ini.
Aku ingin hidup bahagia seperti yang lainnya tanpa memiliki beban.

Saturday, March 25, 2017

Kesedihan dimasa lalu membuatku tegar menjalani hidup ditempat perantauan

Jika mengingat masa yang lalu terkadang membuat hati terenyuh meneteskan air mata tanpa terduga. Bukan cengeng atau dibilang orang yang tak dapat berkembang dalam menjalani hidup. Terkadang tanpa disadari dikesendirian tiba-tiba saja muncul dibenak pikiran. Sudah lama kubuang supaya tidak menjadi bumerang dalam membangun kehiduppan baru. Tetapi tidak semudah yang aku pikirkan menjauhkan segala yang bertentangan dengan masa lalu. Terlalu kejam hidup yang kujalani selama aku mengenal dunia pana ini. Rasanya aku ingin berlari meninggalkan yang tak pantas aku ingat lagi masa lalu. Aku selalu berusaha walau keperihan menyelimuti  perjalanan selama aku berkelana. Apakah ini pantas aku utarakan atau tidak, aku jugaa kurang memahaminya. Namun yang jelas saya ingin berbagi motivasi dan inspirasi untuk semua orang agar dapat belajar untuk bersikap lebih baik. Ntah ini aib atau bukan, biarkan Tuhan saja menilainya seperti apa. Saya akan menjalaninya sesuai naluri memanggil terus melangkah. Jangan sampai berhenti kaki ini berjalan menurut hati menuntunnya kemana akan berinjak. Baik buruknya yang kualami akan kubuat jadi penyemangat memberi pembuktian bahwa aku dapat berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain.
Dalam keterkungkungan terpenjara dari yang kualami membuatku sulit untuk berkembang. Harus bagaimana aku ini ??? Apakah aku harus seperti ini terus atau aku harus membuang semua rasa kekesalanku?.gurus kering aku menahan amarahku selama ini 

Friday, March 24, 2017

Jalani hidup dengan naluri dalam Iman

        Hidup memang sebuah teka-teka yang tak terjawab atau tertebak siapa pun.
Kapan kita akan mengalami musibah
Kapan kita akan mengalami suka
Kapan kita akan mengalami duka
Dan sebagainya
Hidup penuh tantangan untuk mendewasakan pemikiran dalam menghadapi segala hal yang tak terduga menerpa. Jangan pernah menebak-nebak apa yang akan terjadi esok, lusa dan seterusnya. Jika kamu tidak ingin kecewa dengan apa yang akan datang tidak sesuai harapan. Pikirkanlah hari yang sekarang karena peristiwa sekarang takkan pernah sama lagi serta takkan dapat diulang kembali. Hargai segala yang kamu dapatkan, jangan mengeluh apalagi bersungut-sungut. Cobaan dalam kehidupan ini takkan berhenti selama napas masih bersemayam diraga. Meronta untuk bermaksud menghindar hanya menambah masalah.Ya memang berkata-kata itu gampang namun melakukannya belum tentu bisa. Tetapi satu hal  yang perlu kita tahu untuk menjalani kedupan pana ini, suka ngga suka, mau ngga mau kita akan dipaksa untuk menerimanya. Jadi ngga ada gunanya untuk lari atau marah dengan hal itu, hadapi penuh syukur sebab takdir kita yang menentukkannya bukan orang lain. Oleh karena itu menyerah bukan jalan terakhir menuju kebahagiaan sejati yang diimpikan. Tuhan mermberi cobaan dan ujian hidup bukan berarti Dia tidak sayang serta cinta pada kita. Namun karena Dia teramat sangat sayang dan cinta dalam Kasih_Nya. Sehingga Tuhan menguji seberapa kuat serta setianya kita pada_Nya. Dia ingin melihat seberapa pantasnya kita berdiri didalam Iman.
Mana yang kita pilih sebab hidup sebuah pilihan
bangkit dari kegagalan untuk sukses
menyerah dengan keterprurukan
atau diam tanpa berbuat apa-apa
namun berharap serta iri pada orang lain.
Terkadang kita merasa kesepian ditempat kerumunan  untuk menyembunyikan rasa kesakitan. Hanya kesunyianlah tempat untuk menyenangkan hati resahdari yang terluka. Kita tidak tahu hidup cuma tumpuan untuk belajar atau belajar belajar dari tumpuan hidup. Sangat rumit dipahami namun gampang untuk mengucapkannya meskipun kenyataannya tak sesuai yang dirasakan.
Seperti pepatah mengatakan "belajarlah dari segala hal". 
Maka dari itu jika kita jatuh cepatlah berdiri untuk bangkit
Jangan menunggu ada orang lain datang membantu
Berharap uluran tangan mentatah kita tuk berdiri
Perlu memang kita butuhkan orang lain membantu
Tetapi jika kita cuma bisa berharap
Dan sibuk untuk meratapi yang terjadi
Kapan lagi kita belajar untuk mandiri
Kapan lagi kita belajar untuk menghadapi tantangan berat yang akan datang
Kapan lagi kita belajar dari kerasnya hidup ini
Kapan lagi kita belajar membangun karakter diri
Kata-kata tak perlu untuk menyelesaikan masalah
Namun berbuatlah agar kata-kata itu berguna
Jangan terlalu keras kepala
Bijaklah dalam hidup
bukankah manusia tercipta dengan berbagai macam masalah dihadapi
Jangan pernah membandingkan diri dengaan orang lain
Karena orang lain pun melihat lebih sempurna darinya.

Thursday, March 23, 2017

Panjang lidah awal dari orang stres

jika kita mendengar kata panjang lidah pasti kita tahu apa artinya dengan kata itu, karena kata panjang lidah sering kita dengar dan sering juga dilihat disekitar lingkungan kita berada. Panjang lidah berarti orang yang suka menggosip. Terkang teman sendiri digosipin ntah apa gunanya menjelekkan orang lain, padahal belum tentu benar apa yang disampaikannya. Yang paling parahnya lagi yang mendengar perkataannya itu dipercaya begitu saja. Memang susah kalau memiliki teman tukang gosip ( panjang lidah ). Kita ngga tahu kapan dia akan mengata-ngatain dibelakang , soalnya tukang gosip seperti ular berbisa yang diam-diam mencotok. Ntah kapan kita akan dipatok dengan kejinya kita tidak tahu makanya jika menghadapi orang seperti itu kita harus mempersiapkan diri dengan baik. Kadang  kita harus memiliki rasa sabar lebih supaya tidak termakan hati. Menang bisa terkatakan kalau sudah terjadi dan tidak mungkin dimakan orangnya. Marah itu wajar apalagi kesal itu sudah pasti tapi dari pada berantem lebih baik diem. Jika tidak tahan untuk diungkapkan lebih baik diomongin langsung apa maksudnya. Itu lebih baik untuk menghindari permusuhan  serta menghindari pertengkaran.
Kita jauh dari pandangan kedua orangtua maka dari itu kita harus pintar-pintar nyari teman. Ya kita ngga tahu sih siapa teman yang baik karena kita ngga tahu apa dia baik atau ngga. Seperti kata orangtua ngga boleh so'uzon sama orang soalnya itu ngga baik. Tetapi walaupun demikian kita harus hati-hati berjaga sikap dan berperilaku. Lebih baik menjauhi orang suka menggosipin orang atau ngga usah ditanggapin. Peringati dia kalau dia yang mau dibilangin maka biarin saja dia rusak sendiri. Jangan mau ikut-ikutan rusak mungkin dia stres.
Apalagi kita itu anak rantau harus bijak menjalani setiap perjalanan hidup yang ada ditanah perantauan ini. Ditanah perjuangan ini jangan mengejar pergaulan yang membuatmu hancur agar kamu dianggap hebat. Kita harus terus mengingat nasehat orangtua yang mengajari selalu bersyukur apapun yang terjadi. Dulu kita diberangkatkan dari kampung halaman dengan harapan mulia orangtua penuh nasehat inspirasi dan motivasi semangat. Supaya kita selalu teguh dalam kenyakinan untuk menjanani teka-teki hidup ini. Mereka membiarkan kita pergi serta memberangkatkan kita keperantaun bukannya orangtua kita rela. Namun mereka sedang mengajari kita bagaimana sakitnya mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apa kita dapat mandiri tanpa membebani orang lain dengan kemampuan kita sendiri. Orangtua kita ngga ngajarin kita yang bukan-bukan apalagi menggosipin orang. Mereka pasti berharap kalau suatu hari nanti kita menjadi orang berguna yang dapat dibanggakan. Memberi contoh baik buat saudara maupun buat keluarga terutama bagi Tuhan.
Sakit pahitnya kehidupan diperantauan serta bagaimana kita menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Orangtua kita tidak mengharapkan uang kita, mereka hanya berharap kita selalu sehat dan memberi kabar pada mereka itu sudah cukup.
Makanya kita semua harus seperti perumpamaan yaitu jadilah seperti ular yang cerdas
bijak seperti burung merpati.

Tuesday, March 21, 2017

Ceritaku selalu kubungkus dengan pengalaman yang menjadi pelajaran kedepannya

         Ceritaku selalu kubungkus dengan pengalaman yang menjadi pelajaran kedepannya lebih baik lagi. Walau hari ini masih belum dapat seperti yang diinginkan semoga kedepannya menjadi bermakna. Pengalaman adalah guru yang terbaik unatuk mengubah diri dari yang buruk menjadi  yang berguna. Banyak cerita pahit dibalik senyuman yang menghiasi setiap hari-hari kujalani. Memang ngga ada yang sempurna didunia ini. Saya sering melihat orang lebih sibuk memperhatikan orang lain dari pada dirinya sendiri. Sehingga sekarang jika kita perhatikan disekeliling kita banyak yang rusak karena suka menggosip. Temanku pernah bercerita padaku kalau dia sedang difitnah teman satu kostnya yang baru pindah. 

Monday, March 20, 2017

Sejatinya aku sering merasa terpinggirkan oleh sesuatu yang tak terduga

          Dalam hidup ini tak ada yang sempurna, penuh liku-liku kehidupan tak ada hentinya sampai napas lepas dari raga. Sekarang, besok serta lusa memiliki ujian dan cobaan yang berbeda yang akan kita hadapi. Hati dan pikiran harus siap untuk menenukan cara menyelesaikannya, agar suatu hari nanti dapat memberikan motivasi kepada keturunan kita kelak. Jangan pernah menagisi apa yang sedang terjadi apalagi menyesalinya. Jika dunia ini menyepelekanmu jangan minder akan tetapi buktikanlah jika kamu mampu. Orang yang selalu sibuk berkhayal tanpa melakukan apa-apa adalah orang bodoh yang sulit untuk maju. Bersugut-sungut hanya menambah masalah tak ada solusi jadilah bijak supaya ga terinjak. Lihatlah disekelilingmu, sekitarmu, depan kiri kanan sampingmu terutama didepanmu sendiri. Mereka sering mengolok-olok walau tanpa kata-kata namun dengan sindiran tatapan tajam menampar kejam. Dulu juga saya sebelum pergi berpetualang keperantauan meninggalkan tempat kelahiran. Saya belum tahu apa-apa, dengan banyak  rintangan kujalani penuh intrik membuatku terkadang ingin putus asa. Tetapi lama-kelamaan  saya berpikir ternyata inikah sebenarnya kehidupan yang harus dijalani !!!!!!!. Lama saya menyadari sehingga saya sering berpikir  dengan penuh tanya " kenapa dunia ini kejam ?". Ternyata  dunia ini bukannya kejam melainkan dunia ini mengajariku untuk lebih bersabar dengan cara bersyukur. Untuk mendewasakan diri memang harus terlebih dulu mengalami namanya  cobaan. Sekuat apa kita untuk bertahan menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. Godaan ada dimana-mana perusak jiwa menghantui setiap pergerakan kemana langkah kaki berjalan. Dunia ini banyak memberiku pelajaran hidup supaya saya semakin tertempa  dalam iman.
Bukan cuma soal kehidupan saya belajar namun hal percintaanpun saya mulai sering diuji. Tersakiti karena ditinggalkan itu sudah biasa terjadi kualami. Pergi tanpa sepatah katapun sudah pernah kualami , ntah alasan apa menjadi terjadi. Saya terus belajar memahami, mengerti , hikmah apa yang akan kuambil dari semuanya. Mengeluh tidak ada artinya hanya menambah beban pikiran yang tidak ada habisnya. Untuk menjadi orang hebat itu memang harus banyak mendapat rintangan serta bijak dalam mengambil keputusan. Berat ,,, itu benar hidup memang berat namun harus diselesaikan dengan pikiran kepala dingin. Jangan emosi diandalkan sebab akan merusak tatanan yang sudah direncakan. Berkata sangat gampang melakukannya agak sulit untuk berbuat dalam sehari-hari.

bersambung,,,,,,

Friday, March 17, 2017

Rasa tersakiti terkadang harus kita syukuri meskipun itu agak sulit untuk diterima hati

Apa yang kita rasakan sering membuat dada sesak tak tertahankan. Semangatpun turun drastis seakan dunia ini hancur, serta berkata " kenapa dunia ini tidak adil ? Kenapa dunia ini tidak pernah berpihak kepadaku ?". Padahal jika dipikirkan dan kita cermati dengan seksama dalam hati , seharusnya kita mensyukurinya. Terkadang kita sering lupa dengan semua itu. Apa lagi kalau mengenai tentang hati sangat sulit untuk menerima. Jujur saja bukan mengada-ngada atau sombong diri, ini fakta yang berbicara. Saya sedikit mencurahkan isi hati yang sangat menyakitkan ditinggalkan seorang kekasih tanpa alasan serta tanpa ada sepatah kata apa pun dari dia. Waktu itu saya sangat kecewa berat sampai saya sakit karena dia. Memang jika dipikir-pikir buat apa saya mikirin hal seperti itu apalagi memikirkannya sampai sakit, dia saja belum tentu mikirin saya. Tetapi itu setelah sekian lama baru saya memikirkan balik hal itu. Aneh memang jalan hidup yang kita jalani, cobaan demi cobaan silih berganti datang menghampiri. Saya tidak tahu, apa saya egois atau naif jika soal cinta tetapi saya bukan orang munafik. Jika soal cinta mungkin saya bukan tipe mudah mencintai namun sekali cinta sama seseorang akan benar-benar menjalaninya dengan tulus. Bagi saya mencintai seseorang cukup satu.
Kalau sifat saya menyanyangi bukan melihat dari wajah atau harta. Wajah atau rupa bisa dirubah, apalagi dengan zaman modern saat ini semua dapat diubah. Namun wajah jika sudah dapat waktunya maka akan berubah pula dari kulit mulus berganti berkerut. Harta dapat dicari , harga diri tak dapat dibeli. Saya itu simple tidak muluk-muluk alias banyak sengkunek yang membuat banyak pikiran.
saya memiliki semboyan sendiri " Anda boleh menilaiku sesuka hatimu
engkau mengenal namaku
engkau tahu selak beluk sifat dan tingkah lakuku
engkau tahu siapa keluargaku
tetapi kamu belum tentu tahu kisahku
apa yang sudah kualami selama ini
apa cerita hidupku
bagaimana saya menjalaninya dan bagaimana aku menyelesaikan masalahku
kamu tidak tahu itu semua
kamu hanya tahu sedikit saja
selidiki aku
kenali aku lebih dalam
jangan kamu mendengar serta katanya dari orang lain tentangku
karena belum tentu mereka jujur menyampaikannya
belum tentu kebenaran yang mereka katakan
mungkin mereka iri, benci, dengki dan sebagainya padaku
jadi jika ingin mengenalku tanya langsung padaku".